Web Mahasiswa

Berpacu menjadi yang terbaik

Lanjutan 3- Analisis Perkembangn APBD Kabupaten Malang 2010-2012

02 April 2014 - dalam Umum Oleh siti-alvi-fisip12

Grafik 3. Belanja pemerintah Kab. Malang berdasarkan fungsi pariwisata dan budaya

 

Jika dilihat dari tabel, belanja pemerintah berdasarkan berdasarkan fungsi pariwisata dan budaya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang signifikan yakni sekitar 50 %.  Hal ini berkaitan dengan potensi alam yang terdapat di kabupaten Malang yang dikembangkan dan dirancang sedemikian rupa untuk pengembangan kawasan pariwisata yangmana ia merupakan daya tarik tersendiri dari Malang dan merupakan salah satu aspek terpenting dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah.

Pengembangan kawasan pariwisata merupakan bagian kegiatan ekonomi yang multi dimensional yang tidak hanya mempunyai tujuan akhir berupa output ekonomi atau nilai finansial yang diperoleh tetapi juga menyangkut persoalan sosial, agama, budaya dan keamanan yang bahkan menjadi ruh pariwisata untuk dieksploitasi menjadi daya tarik wiasata yang mempunyai daya jual tinggi. Pariwisata berkembang menjadi industri pariwisata yang melibatkan kepentingan berbagai pihak yang bahkan antar daerah atau antar negara.

Di sisi lain pengembangan pariwisata berada pada area tatanan wilayah administrasi Pemerintahan Daerah Malangyang memiliki otoritas dan otonomi daerah yang mempunyai implikasi luas terhadap pengembangan pariwisata. Dalam pengembangan potensi wisata akan terjadi saling ketergantungan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain. Tiga daerah kawasan wisata Malang Raya yaitu Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu merupakan salah satu daerah wisata di Provinsi Jawa Timur yang memiliki berbagai kesamaan dan keunikan potensi Objek dan Daya Tarik Wisata (ODTW). Potensi unggulan yang tersebar di ketiga daerah tersebut dapat dilakukan pengembangan melalui kerjasama antar ketiga daerah dengan melakukan kesepahaman paket regulasi dan program kegiatan untuk pengembangan ODTW serta berbagai deversifikasi kerjasama lain. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mendapatkan model kerjasama yang paling mendukung pengembangan kepariwisataan dalam kawasan Malang Raya. Secara umum kebijakan pengembangan pariwisata Malang Raya merupakan bagian dari kebijakan pengembangan pariwisata Jawa Timur. Berdasarkan Undang-undang no. 25 tahun 2004 tentang Perencanaan Nasional diisyaratkan bahwa daerah memiliki kewenangan dalam pembangunan daerah termasuk pembangunan dan pengembangan pariwisata yang secara hirarkis harus berada dalam kerangka perencanaan skala propinsi dan nasional. Provinsi Jawa Timur memiliki potensi besar dibidang pariwisata. Kebijakan pengembangan pariwisata di Malang Raya meliputi kebijakan pengembangan pariwisata yang dilakukan masing-masing institusi pemerintah Kabupaten Malang, Kota Malang, maupun Kota Batu yang dituangkan dalam bentuk produk hukum daerah masing-masing. Namun berdasarkan data di lapangan berbagai kebijakan pengembangan pariwisata tersebut belum tertuang dalam bentuk dokumen bersama, maupun dalam bentuk Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA). Yang ada barulah produk-produk hukum pengembangan kepariwisataan yang bersifat parsial dan sering berubah-ubah (inkosisten)

Sudah tidak asing lagi, bahwa di Malang terdapat beberapa peninggalan yang bisa di manfaatkan sebagai obyek pariwisata  seperti candi. Selain itu, karena terletak di daerah pegunungan yang sejuk, Malang banyak dikunjungi oleh banyak wisatawan dari sekitar Surabaya dan beberapa kota dengan keadaan suhu yang panas untuk sekedar berekreasi ataupun menginap. Terdapat beberapa obyek wisata yang banyak dikunjungi di Malang, seperti air terjun, perkebunan, pantai atau bahkan tempat-tempat untuk berwisata kuliner. Hal-hal inilah yang menjadi pusat perhatian pemerintah Malang sehingga membangun besar-besaran kepariwisataan dan kebudayaan yang ada dan menyebabkan belanja daerah yang dikeluarkan juga terus meningkat guna pembangunan dan perbaikan wilayah pariwisata dan budaya di Kabupaten Malang. Dari sekian banyak lokasi wisata di daerah ini, baru Pantai Balaikambang dan wisata air panas Songgoriti yang benar-benar digarap maksimal

Dengan alasan yang ada, misalkan : meningkatkan daya tarik pengunjung untuk berwisata, kuliner, berinvestas di Kabupaten Malang,maka sangatlah wajar jika pemerintah Kabupaten Malang menggencarkan pembangunan dan belanja daerah guna meningkatkan kualitas lokasi wisata. Pembangunan yang saya rasa adil. Pembangunan yang akan menghasilkan beberapa keuntungan dalam hal : peningkatan kepuasan pengunjung, menambah investasi daerah, meningkatkan pendapatan daerah, meningkatkan nama baik kabupaten Malang, serta meningkatkan kualitas daerah kabupaten Malang.



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :