Web Mahasiswa

Berpacu menjadi yang terbaik

Dinamika Revolusioner Pendekatan Filosofis : Aneka Perspektif Tentang Birokrasi

08 January 2014 - dalam Umum Oleh siti-alvi-fisip12

Bab 3

Dinamika Revolusioner Pendekatan Filosofis : Aneka Perspektif Tentang Birokrasi

 

Resume

Pendekatan filosofis dalam Administrasi Publik lebih menekankan pada nilai dan relevansi dari adanya dilema moral. Dasar demokrasi adalah keyakinan(faith),dan bukan kebenaran (truth). Dasar kepercayaan dalam demokrasi adalah gagasan kebaikan tentang pemerintahan yang terbatas dan diwenangkan pemerintah mencapai tujuan yang secara moral dapat dibenarkan (Simmons and Dvorin, 1977:1135). Fokus pendekatan ini sangat sulit karena tidak bisa diraba. Masalhnya adalah nilai moralitas yang menjadi dasar pembenar bagi pelaksana kekuasaan negara dan penggunaan kekuasaan dan penggunaan kekuasaan yang memaksa dalam masyarakat yang demokratis.

Teori Dasar (Perspektif) tentang Birokrasi Publik

  • Perspektif Birokrasi Hegelian(G.W.F. Hagel)

Ditandai adanya individu (tiap warga) yang memiliki kepentingan subjektif sendiri-sendiri partikular dalam mencapai kekuasaan , yang mana kepentingan masyarakat dan negara ini dijembatani oleh sebuah demokrasi

  • Perspektif Birokrasi Marxian (Karl Mark),yang mengenai perjuangan kelas.

Birokrasi merupakan instuisi yang bersifat parasit dan birokrasi pemerintah didominasi oleh kelas kapitalis.

  • Perspektif Birokrasi Weberian (Max Weber)

Pendekatan ini menekankan pada usaha pengembangan konstruksi guna menjelaskan keterkaitan berbagai bidang kehidupan yang mendasari bangunan sosial kemasyarakatan. Pahamnya pesimisme.

Negara adalah sebuah masyarakat manusia yang membenarkan adanya monopoli kekuatan yang memaksa secara fisik antara manusia 1 dengan manusia yang lainnya.

Kekuasaan dapat diperoleh secara (a) legal yang melalui UU dan peraturan yang diciptakan secara rasional (b)Melalui kepatuhan umum dari keturunan yang sebelumnya,dan (c) melalui  karismati yang mana memiliki kualitas kepemimpinan pribadi yang baik dan unggul).

Karakter politisi ialah ambisius, berkeyakinan, emosional, berkesadaran, bertanggung jawab, dan jabatannya hanya untuk sementara waktu. Hal ini sangat terbalik dengan sifat dan karakter para aparat pelayanan publik

Politik mempersoalkan tentang “siapa mendapat apa,kapan, dan bagaimana).

Karakteristik Birokrasi Weberian:

  • Adanya pembagian tugas pekerjaan
  • Adanya prinsip hierarki dalam organisasi
  • Pelaksanaan tugas diatur oleh sistem peraturan
  • Pegawai yang ideal adalah pegawai yang bekerja atas dasar semangat
  • Adanya sistem karir dalam pekerjaan

Weber menyebutkan pula bahwa birokrasi rasional akan semakin penting karena birokrasi memiliki ciri-ciri kecermatan, kontinuitas, disiplin ketat, dandapat diandalkan dalam segi teknis.

Asumsinya: Kekuasaan administratif didasarkan pada hukum ; Birokrasi (negara dan swasta) disusun secara hierarki ; Birokrasi yang paling efektif berpuncak pada seorang pimpinan (monokratis) ; Aturan-aturan manajemen dapat dipelajari ; Penerapan aturan-aturan harus dilaksanakan secara objektif dan tanpa pandang bulu ; Birokrasi memiliki sifat permanen  ; Walaupun kekuasaan birokrasi mencakup keseluruhan masing-masing birokrat tetap berada dalam posisinya dan tidak dapat melarikan diri); Masyarakat berkembang dan maju tergantung pada birokrasi; Birokrat memiliki disiplin yang tinggi; Setiap birokrasi menjaga keserasian antara pengetahuan dan kehendak-kehendaknya.

Kritikan Weber atas teori Marx

  • Meskipun sebuah negara akan lenyap dengan sendirinya tetapi jiwa nasionalisme kenegaraan akan tetap  menjadi satu lembaga pokok untuk mengorganisasi hubungan-hubungan sosial yang ada
  • Birokrasi negara akan terus berperan sebagai lembaga yang dominan untuk menunjukan kekuasaan negara
  • Kapitalisme masih jauh dari kerusakan seperti dibayangkan akibat adanya revolusi kaum proletar,ia akan mendominasi hubungan produksi dan perdagangan.
  • Kapitalisme hanyalah sebagai sebuah pasangan pengimbang terhadap kekuasaan birokrasi
  • Birokrasi sebagai kehidupan yang tidak dapat dimasuki pengaruh dari luar

Karakteristik Konstruksi Ideal Birokrasi Max Weber

  • Hubungan birokratis adalah bersifat hierarkis. Terdiri atas kelas atas sampai bawah
  • Perilaku dan keputusan dapat dikalkulasikan karena adanya peranan atas kedudukan yang dimilikinya
  • Kewenangan legal mengalir kebawah melalui jenjang hierarki,keputusan bersifat memaksa
  • Birokrasi tidak mempan dimasuki kekuatan dari luar atau revolusi dari dalam. Birokrasi mempengaruhi lingkungan tapi lingkungan tidak mempengaruhi birokrasi
  • Perspektif Birokrasi Willsonian (Woodro Wilson)

Wodroo wilson adalah seorang ahli ilmu politik yang menghabiskan waktunya lebih sebagai pejabat negara tertinggi negara  bagian (Gubernur), dan presiden AS. Ia mengamati pemerintahan Eropa secara tajam,khususnya Jerman, dan Perancis sehingga ia mampu membandingkan dan mengaitkan dengan keunikan pemerintah AS dan kehidupan politik negara-negara barat yang lebih maju. Suatu ketika,ia menghasilkan sebuah essay yang berjudul “The Study Administration”yang merupakan pedoman guna memahami asumsi-asumsi dan nilai-nilai dasar dari Administrasi Negara AS yang bersifat klasik.

Tumbuhnya manajemen ilmiah dalam dunia industrial dan penerapan ilmu maupun penelitian dalam berbagai bidang memerlukan peningkatan kompetensi, spesialisasi, latihan kerja yang baik, pengetahuan, kemampuan fungsional, serta daya tanggap. Dalam kehidupan negara, hal yang paling utama harus ditangani ialah “siapa yang memerintah”, dan “apa hukum yang harus dibuat”. Menurut Wilson, Ilmu Administrasi merupakan bidang pengetahuan yang bercirikan banyak segi yang dapat diteliti secara ilmiah,dan memungkinkan dapat dilakukan pengukuran kuantitatif yang sangat penting bagi dedikasi pelayanan publik dalam mencapai efisiensi secara penuh,yang adil dan tidak memihak. Selain itu,prinsip administrasi akan mantap apabila ada dan dipentingkannya study dan teknik-teknik organisasi dan manajemen, melalui training atau pelatihan bagi aparat birokrasi sipil.

Persamaan model birokrasi Wilson, dan Weber

  • Percaya dalam rasionalitas manusia
  • Manusia belajar dan dilatih dalam prinsip dan teknik-teknik administrasi
  • Prinsip dan teknik bersifat statis
  • Proses dan teknik administrasi bersifat umum/sama untuk seluruh seluruh pemerintah modern
  • Tugas-tugas administrasi tidak memihak,detail,sistematis,dan penuh perhitungan
  • Adminitrasi merupakan suatu bidang pengetahuan yang dipelajari dalam universitas
  • Administrasi terpisah dari politik dan pembuatan kebijakan dalam arti luas
  • Administrasi kebijakan yang terbaik adalah pelaksanaan yang cepat, tanpa friksi,tidak memihak, dan efisien
  • Sedikit kreatifitas dalam administrasi
  • Administrasi adalah suatu bidang karier
  • Administrasi tidak memikul tanggung jawab terhadap konsekuensi dari kebijakan yang dilaksanakannya
  • Administrasi akan menjadi semakin penting bagi kehidupan masyarakat
  • Study administrasi harus lebih memfokuskan diri kepada segi kehidupan internal organisasi daripada segi eksternalnya
  • Kewenangan administrasi harus didasarkan pada kewenangan legal
  • Perilaku birokrat dapat diperhitungkan

Perbedaan antara model birokrasi Wilson, dan Weber terletak pada akhirdominasi dari kekuasaan birokrasi, keunggulan, kerahasiaan, peranan kompromi dalam membentuk kebijakan negara, peranan lingkungan, birokrasi yang tidak dapat diserang, paham pesimisme vs optimisme

Cara efektif dalam menegakkan tanggung jawab yakni melalui pemilu dan sistem perwakilan.

 

  • Perspektif Birokrasi Hamilton (Alexander Hamilton)

Fokus persoalan ini ialah peran birokrasi pusat dalam sistem politik,terutama isu pada sisitem birokrasi pusat dan implikasinya terhadap perkembangan demokrasi yang terkhusus lagi pada pembagian antara peran lembaga eksekutif dan legislatif serta kemajuan ekonomi masyarakat yang berlandaskan ketertiban dan keadilan.

Tujuan pemerintah pada hakikatnya adalah menjembatani antar kelompok yang berbeda dan menerjemahkan ke dalam program-program kebijakan publik yang rasional dan memuaskan semua kelompok masyarakat.

Syarat utama yang baik (sound goverment) adalah kekuasaan-kekuasaan terselenggara melalui saluran-saluran yang tepat. Kekuasaan terbagi menurut menurut fungsinya, yakni cabang pemerintahan eksekutif, legislatif, dan yudikatif). Agar industri dan perbankan berkembang perlu dilakukan stimulasi melalui berbagai kebijakn publik dan administrasi pusat harus memiliki kewenangan untuk melakukan kontrol terhadap ekonomi nasional.

  • Perspektif Birokrasi Jefferson (Thomas Jefferson)

Pada perspektif ini thomas menaruh kekhawatiran yang tinggi terhadap sistem birokrasi. Ciri-ciri administrasi menurut Jefferson yang baik adalah bercirikan:

  • Administrasi yang sederhana (simplicity)
  • Administrasi yang harmonis dan selaras
  • Administrasi yang memberikan fasilitas untuk terjadinya perubahan
  • Administrasi yang bercorak desentralisasi
  • Administrasi yang bertanggung jawab (Darwin,1933:22-23)

Dalam pengaturan jumlah perangkat dalam organisasi, hendaklan organisasi tersebut harus menyesuaikan jumlah anggota dengan jumlah yang dibutuhkan. Hukum dan lembaga harus sejalan dengan perkembangan pikiran manusia yang senantiasa berubah. Pendelegasian, dan seleksi perlu dilakukan.

Tugas administrasi federal adalah menyelenggarakan hubungan internasional dan tugas pemerintah lokal adalah menyelenggarakan pemerintahan dalam negeri di daerahnya masing-masing. Oleh karena itu pemerintahan lokal harus lebih kuat daripada pemerintah pusat namun harus tetap memegang prinsip tanggung jawab. Menurut Jefferson pekerjaan dan pengabdian dalam birokrasi adalah harus digilir dalam jangka waktu tertentu karena tiap individu memiliki hak yang sama untuk mengabdi dan bertanggung jawab dalam birokrasi namun yang mengangkat calon birokrat adalah politisi yang telah ada.

“Politisi merupakanwakil rakyat yang dipilih secara sah melalui prosedur pemilihan yang demokratis. Oleh karena itu,merekalah yang lebih tahu tentang keinginan rakyatnya” (Darwin 1993 :23-24)



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :