Web Mahasiswa

Berpacu menjadi yang terbaik

PELAKSANAAN PROGRAM BEDAH RUMAH DALAM RANGKA PENGENTASAN KEMISKINAN DI DUSUN RINGIN KEMBAR, DESA JAMBI, KECAMATAN BARON, KABUPATEN NGANJUK

08 January 2014 - dalam Umum Oleh siti-alvi-fisip12

 

 

 

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

 

 

JUDUL

 

 

PELAKSANAAN PROGRAM BEDAH RUMAH DALAM RANGKA PENGENTASAN KEMISKINAN DI DUSUN RINGIN KEMBAR, DESA JAMBI, KECAMATAN BARON, KABUPATEN NGANJUK

 

 

 

BIDANG KEGIATAN

 

PKM-P

 

 

 

 

Diusulkan oleh:

 

Siti Alvi Rohmatin

Ketua

NIM (071211131096)      

Angkatan 2012 

Mas Ula

Anggota

NIM (071211132008)     

Angkatan 2012

Genut Wahyu W.

Anggota

NIM (071111027) 

Angkatan 2011

 

  

 

 

 

 

 

UNIVERSITAS AIRLANGGA 

SURABAYA

2012

 

 


DAFTAR ISI

 

COVER ......................................................................................................   i

DAFTAR ISI...............................................................................................   ii

DAFTAR GAMBAR ..................................................................................              ii

HALAMAN PENGESAHAN ...................................................................   iii

  1. JUDUL.................................................................................................   1
  2. LATAR BELAKANG ........................................................................   1
  3. PERUMUSAN MASALAH................................................................   2
  4. TUJUAN...............................................................................................   3
  5. LUARAN ............................................................................................   4
  6. KEGUNAAN.......................................................................................   4
  7. TINJAUAN PUSTAKA......................................................................   4
  8. METODE..............................................................................................   6
  9. JADWAL PENELITIAN.....................................................................   9
  10. BIAYA.................................................................................................   9
  11. DAFTAR PUSTAKA.......................................................................... 10
  12. LAMPIRAN......................................................................................... 12

 

 

 

DAFTAR GAMBAR

 

GAMBAR 2.1 ............................................................................................   5

GAMBAR 3.1 ............................................................................................   6

GAMBAR 1.1 ............................................................................................   6

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



ii

 
 

HALAMAN PENGESAHAN

USUL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

 

1.

Judul Kegiatan

Pelaksanaan Program Bedah Rumah Dalam Rangka Pengentasan Kemiskinan di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk

 

2.

Bidang Kegiatan

( ) PKM-P

(     ) PKM-T

(     ) PKM-K                     (    ) PKM-KC

(     ) PKM-M

3.

Ketua Pelaksana Kegiatan

 

 

a.

Nama Lengkap

: Siti Alvi Rohmatin

 

b.

NIM

: 071211101096

 

c.

Jurusan

: Ilmu Administrasi Negara

 

d.

Universitas

: Universitas Airlangga

 

e.

Alamat rmh & tlp.

: Dusun Ringin Kembar Rt. 02 Rw. 02, Desa Jambi,

  Kec. Baron, Kab. Nganjuk (085735327751)

 

f.

Alamat email

: alvi_zanafiah@yahoo.com

4.

Anggota Pelaksana Kegiatan / Penulis

 

: 2 orang

5.

Dosen Pendamping

 

 

a.

Nama Lengkap dan Gelar

: Erna Setijaningrum S.IP, M.Si

 

b.

NIDN

: 0003067002

 

c.

Alamat rmh & tlp.

: Graha Kuncara L-18, Sidoarjo

6.

Biaya Kegiatan Total

 

 

Dikti

 

: Rp 10,750,000.00

7.

Jangka Waktu Pelaksanaan

: 5 bulan

 

 

 

 

 

 

 

Surabaya, 1 Oktober 2012

 

 

 

 

 

 

 

Ketua Pelaksana Kegiatan

 

 

 

 

 

 

 

Siti Alvi Rohmatin

NIM  071211131096

 

 

 

 

 

 

 

Dosen Pendamping

 

 

 

 

 

 

 

Erna Setijaningrum S.IP, M.Si 

NIDN 0003067002










 

iii

 
 


     A.

JUDUL

1

 
Pelaksanaan Program Bedah Rumah Dalam Rangka Pengentasa Kemiskinan di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk

 

B.    LATAR BELAKANG MASALAH

            Kebutuhan adalah salah satu aspek yang harus dipenuhi oleh setiap manusia. Dalam era gobalisasi seperti saat ini, kebutuhan primer merupakan kebutuhan utama yang harus dipenuhi oleh setiap manusia. Kebutuhan tersebut mencakup sandang, pangan dan papan. Namun, tidak setiap manusia mampu memenuhi semua kebutuhan tersebut. Kebutuhan papan misalnya. Masih banyak masyarakat di Indonesia yang belum memiliki rumah layak huni. Fungsi rumah tidak hanya sebagai tempat tinggal dan tempat berlindung dari panas, hujan serta ancaman keamanan tetapi juga sebagai tempat berkumpul dan bersosialisasi dengan lingkungan. Oleh karena itu kondisi rumah dan fasilitas tempat tinggal akan mempengaruhi derajat kesehatan penduduk. Menurut pasal 5 ayat (1) UU No 4 tahun 1992 tentang perumahan dan pemukiman setiap warga negara mempunyai hak untuk menempati dan atau menikmati dan atau memiliki rumah yang layak dalam lingkungan yang sehat, aman, serasi, dan teratur. Pada dasarnya, persoalan perumahan dan permukiman di Indonesia sesungguhnya tidak terlepas dari dinamika yang berkembang dalam kehidupan masyarakat maupun kebijakan pemerintah yang ada. Penyusunan acuan untuk menangani perumahan dan permukiman telah dilakukan sejak Pelita V dalam bentuk kebijakan dan Strategi Nasional Perumahan (KSNP) namun penekanannya lebih kepada lingkup perumahan saja. Agar setiap manusia mendapatkan haknya atas dasar pasal tersebut perlu adanya kerjasama antara instansi pemerintah dan masyarakat untuk pencapaian hal tersebut.

Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu kabupaten yang melaksanakan program bedah rumah. Khususnya di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron telah melaksanakan program ini setiap tahunnya. Beberapa hal yang menyebabkan pemerintah melaksanakan program ini, yaitu masih tingginya tingkat kemiskinan, pendapatan minimun bagi suatu keluarga atau bisa dikatakan termasuk dalam kalangan masyarakat ke bawah, dan masih banyaknya keluarga yang menghuni rumah kurang layak huni. Hal-hal inilah yang mejadi acuan bagi pemerintah untuk melaksanakan program bedah rumah, sehingga terjadi pemerataan tempat tinggal yang layak huni. Program bedah rumah tidak semata-mata untuk semua kalangan namun,ada kriteria-kriteria tertentu yang menjadi acuan diantaranya lantai rumah yang masih tanah atau beralaskan tikar, atap rumah berlubang dan keropos, dinding rumah masih terbuat dari bambu atau maximal semi batu bata, toilet yang tidak memenuhi standart MCK, luas tanah dan luas bangunan yang sempit sedangkan penghuninya terdiri dari beberapa KK. Program bedah rumah tidak semata-mata untuk semua kalangan namun, ada kriteria-kriteria tertentu yang menjadi acuan diantaranya lantai rumah yang masih tanah atau beralaskan tikar, atap rumah berlubang dan keropos, dinding rumah masih terbuat dari bambu atau maximal semi batu bata, toilet yang tidak memenuhi standart MCK, luas tanah dan luas bangunan yang sempit sedangkan penghuninya terdiri dari beberapa KK. Sedangkan pada pendapatan keluarga itu sendiri persyaratannya yaitu 1 bulan pendapatan <750.000 dan pekerjaan tidak tetap, beban ketergantungan 1 keluarga lebih dari 2 orang apabila dalam 1 KK terdiri dari 4 keluarga, atau yang bekerja hanya ayah saja.

 

2

 

Program bedah rumah ini merupakan kerjasama antara pemerintah daerah dengan pemerintah desa. Penyeleksian ini dilakukan oleh aparatur desa yang telah memiliki data-data masyarakat kurang mampu. Seleksi ini dilaksanakan terus-menerus untuk meningkatkan pemerataan kebutuhan papan. Selain bantuan untuk bedah rumah, pemerintah juga memberikan modal untuk mendirikan sebuah usaha. Modal ini diharapkan bisa digunakan semaksimal mungkin dan membantu meningkatkan pendapatan penerima bantuan tersebut. Sehingga bisa memeratakan pendapatan masyarakat. Apabila pendapatan masyarakat merata, maka diharapakan bisa meningkatkan UMK kabupaten tersebut. Sehingga tidak hanya mengharapkan iuran tangan dari orang lain tetapi bisa memberikan sedikit peluang kerja bagi orang lain melalui keterampilan orang tersebut dalam penggunaan dana dan mengurangi angka penggangguran di kabupaten tersebut.

 

C.   PERUMUSAN MASALAH

Berdasarkan uraian latar belakang masalah diatas dirumuskan permasalahan penelitian sebagai berikut:

3

 

Mengapa program bedah rumah perlu dilaksanakan dan apa prospeknya untuk masa mendatang bagi Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi. Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk?

  1. Bagaimana sistematika dan metodeologi pelaksanaan program bedah rumah  ini dalam rangka pengentasan kemiskinan yang semakin meningkat?
  2. Faktor-faktor apa sajakah yang mendukung dan menghambat program bedah rumah dari berbagai segi dalam rangka pengentasan kemiskinan yang semakin meningkat?
  3. Berasal darimana dana yang digunakan dalam program bedah ruamh ini dan siapa sajakah yang ikut serta dalam membantu menyukseskan terselesaikannya program ini?
  4. Apa saja keuntungan dan kerugian dengan adanya program bedah rumah ini baik bagi aparatur pemerintah desa, pemilik rumah dan masyrakat?
  5. Bagaimana kesan dan pesan selanjutnya mengenai program bedah rumah ini?

 

D. TUJUAN

  1. Mengetahui kebijakan-kebijakan pemerintah di desa dalam upaya pengentasan kemiskinan yang semakin meningkat
  2. Mengetahui sejauh mana tingkat ekonomi masyarakat pedesaan
  3. Mengetahui sistematika kerjasama antara pemerintah desa dengan pemerintah kecamatan ataupun kabupaten dalam upaya pengentasan kemiskinan yang semakin meningkat
  4. Mengetahui dan menganalisis mengenai kelemahan dan kelebihan kebijakan pemerintah desa dalam upaya pengentasan kemiskinan yang semakin meningkat,
  5. Memenuhi standart nilai kreatifitas dan ilmu pengetahuan mahasiswa.

 

 

 

 

 

 

4

 

E. LUARAN

 

  1. Menghasilkan luaran berupa artikel untuk publikasi nasional dengan judul Pelaksanaan Program Bedah Rumah di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk.
  2. Mengetahui kebijakan-kebijakan pemerintah di desa dalam upaya pengentasan kemiskinan yang semakin meningkat. Ketiga mengetahui sistematika dan cara kerja pemerintah desa  dalam upaya pengentasan kemiskinan yang semakin meningkat.

 

F. KEGUNAAN

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan output, pertama kajian Program Bedah Rumah di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Kedua, mengetahui hal-hal yang berhubungan dengan kebijakan pemerintah desa, khususnya program bedah rumah. Ketiga, Mendeskripsikan pola pemerintahan desa yang transparan. Keempat, Mengeksplorasikan sumber-sumber dana dan sikap serta tindakan pemerintahan desa.

 

G.   TINJAUAN PUSTAKA

  1. 1.      Informasi dari Aparatur Desa 

            Aparatur desa merupakan pemerintah yang sekaligus penanggungjawab tentang segala sesuatu yang terjadi di desa, yang mana merupakan pengayom, pelindung juga penentu kebijakan di desa. Aparatur desa yang transparan dan terbuka sangat membantu dalam pembuatan proposal ini, aparatur sangat terbuka mengenai dana yang di dapat dari pemerintah daerah, penggunaan dan sistematika dana juga proses jalannya bedah rumah. Salah satu aparatur desa yaitu Pak Didik selaku Bayan di Desa Jambi menjelaskan “dana tiap desa yang diterima guna untuk bedah rumah + Rp 15.000.000,00/tiap KK ynag menerima bantuan bedah rumah itu untuk digunakan sebaik mungkin yakni untuk renovasi rumah, MCK, aliran listrik. Untuk sumber daya manusianya menggunakan bantuan tenaga kerja dari iuran tangan masyarakat sekitar yang siap sedia membantu tanpa balasan apapun”.

 

5

 

Bedah Rumah Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kebutuhan Papan Masyarakat

            Program bedah rumah merupakan program baru khususnya pada masyarakat Desa Ringin Kembar,Jambi, Baron-Nganjuk. Menurut Kepala Desa, “Program ini sebelumnya merupakan hasil dari pengajuan proposal oleh Pak Carik Desa Jambi yang diajukan beserta melampirkan data-data yang mendukung dari masyarakat yang tidak mampu, misalkan foto – foto  dan data penghasilan masyarakat yang kurang mampu. Setelah menunggu hasil yang cukup lama, aparatur desa pun menerima hasil yang menyenangkan pula, syukur alhamdulillah”.

                        Gambar 2.1

                  Proses bedah rumah

            Seiring dengan banyaknya kebutuhan – kebutuhan  yang harus dipenuhi dipenuhi oleh masyarakat, banyak kebutuhan papan masyarakat yang tidak diperhatikan. Jangankan diperhatikan, untuk menyisihkan biaya sebagai biaya renovasi rumah saja tidak ada. Dalam hal ini, rumah masyarakat yang dianggap pantas untuk mendapatkan bantuan bedah rumah hasilnya pun cukup memuaskan. Meskipun tidak mewah tetapi setidaknya bisa dikatakan layak huni. Rumah yang beratapkan bocor dan keropos disulap menjadi atap genting yang kuat. Dinding yang dari bambu di sulap menjadi semi batu bata yang diplester semen dan di cat. Begitu banyak MCK yang sebelumnya dikatakan kumuh sekarang memenuhi standart MCK. Rumah yang telah sederhana ini bisa menjadikan beban fikiran masyarakat berkurang. Masyarakat tidak akan takut lagi akan adanya bahaya dari luar, seperti saat hujan, panas dan gangguan lainnya karena perbaikan rumah mereka yang telah layak huni. Pengecatan rumah yang dilakukan pun dirataka warna biru bagiaan atas dan warna putih bagian bawah. Lantai pun yang awalnya berasal dari tanah atau beralaskan plastik telah disulap kembali menjadi plester semen. Dalam program bedah rumah ini parit-parit pun juga diperhatikan.

 “Terima kasih atas partisipasi warga yang ikut membantu renovasi rumah yang memilik rasa tolerasni dan gotong – royong begitu kuat. Kami hanya bisa membantu meringankan beban kalian melalui bedah rumah saja, juga sedikit modal. Semoga program bedah rumah iniselalu berjalan dan terus berjalan sampai nanti. Terima kasih” ujar Pak In’am.

 

 

6

 

3. Hubungan Pemerintah dan Masyarakat dalam Program Bedah Rumah

 

 

 

            Gambar 3.1

 

Penjelasan dari bagan di atas adalah:

            Awal mula dari diadakannya program ini ialah kondisi masyarakat yang memprihatinkan yang kemudian ditanggapi oleh aparatur desa yang kemudian aparatur tersebut membuat proposal dan diajukan ke kabupaten yang sebelumnya meminta tanda tangan dari kecamatan. Setelah proposal diterima,kabupaten kemudian melakukan survei secara langsung. Ketika survei berhasil,kabupaten kemudian membawa hasil survei kepada pemda dan mengambil biaya yang disediakan pemda,dan kabupaten memanggil pihak kecamatan agar menyalurkan langsung dananya kepada pihak penerima melalui desa. Pihak desa menghimbau masyarakat untuk membantu kerjasama untuk pembangunannya.

 

H.   METODE

  1. 1.      Jenis dan Rancangan Penelitian

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif melalui deskripsi analitis. Penelitian kualitatif merupakan prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata – kata tertulis atau lisan dari orang – orang dan perilaku yang dapat diamati (Bogdan dan Taylor dalam Moleong, 2002: 4). Dengan demikian penelitian ini dirancang dengan wawancara mendalam dengan pelaku / subyek penelitian. Rancangan penelitian dapat dipaparkan sebagai berikut:

Gambar 1.1

Rancangan Penelitian  

Pelaksanaan Program Bedah Rumah Dalam Rangka Pengentasan Kemiskinan di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk

 



 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. 

7

 

Sumber Data

       Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer berupa wawancara mendalam pada aparatur desa dan subjek penerima bantuan bedah rumah di Dusun Ringin kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk dan masyarakat yang mana berperan pada pelaksanaan program bedah rumah. Penentuan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling technique dan snow ball technique. Purposive Sampling Technique adalah cara penentuan sejumlah Informan sebelum penelitian dilaksanakan, dengan menyebutkan secara jelas siapa yang dijadikan informan serta informasi apa yang diinginkan dari masing-masing informan. Snow Ball Technique adalah cara penentuan informan dari satu informan ke informan lainnya yang dilakukan pada saat penelitian dilaksanakan, hingga dicapai sejumlah informan yang dianggap telah merepresentasikan berbagai informasi yang diperlukan (Meleong, Lexy J., 2002: 4). Data sekunder berupa dokumentasi baik dari media maupun laporan penelitian  yang berkaitan dengan pelaksanaan pengentasan kemiskinan melalui program bedah rumah.

 

  1. 3.       Lokasi Penelitian

       Menurut Moleong cara terbaik yang perlu ditempuh dalam penentuan lapangan penelitian ialah dengan jalan mempertimbangkan teori substantif, pergilah dan jajakilah lapangan untuk melihat apakah terdapat kesesuaian dengan pernyataan yang berada di lapangan. Keterbatasan georafis dan praktis perlu pula dijadikan pertimbangan dalam penentuan lokasi penelitian (Mely G. Tan,1985: 32). Sehubungan dengan hal tersebut, maka penelitian ini mengambil lokasi penelitian di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Alasan pemilihan lokasi di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk adalah tingkat ekonomi penduduk di Jambi yang masih sangat rendah dan termasuk daerah yang terpelosok.

 

  1. 4.      Metode Pengumpulan Data

Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data diperlukan teknik untuk memudahkan dalam upaya-upaya mengumpulkan data di lapangan. Adapun pengumpulan data dalam penelitian ini adalah :

  1. Wawancara

 

8

 

Pada penelitian kualitatif kata-kata dan tindakan merupakan data yang utama. Wawancara sangat penting dalam penelitian ini. Metode wawancara adalah dengan mengajukan pertanyaan secara langsung dengan responden yang diharapkan mendapatkan penjelasan pendapat, sikap dan keyakinan tentang hal-hal yang relevan dalam penelitian. Menurut Nasution, umumnya wawancara dilakukan oleh dua pihak yaitu interviewer dan responden dapat dilakukan dalam keadaan saling berhadapan dan dapat juga dilakukan melalui telepon (Nasution, 2003: 113).

  1. Observasi

Penelitian dengan pengamatan langsung di lapangan untuk memperkuat dan meyakinkan hasil wawancara dan studi dokumenter, kemudian mencatat fenomena yang terjadi selama mengadakan penelitian.

  1. Dokumenter

Dokumentasi berguna untuk melengkapi data-data yang diperoleh melalui wawancara ataupun observasi, maka perlu juga dipergunakan data tertulis yang telah ada dan mampu digunakan sebagai pendukung pencapaian tujuan penelitian. Dokumen di sini adalah semua jenis rekaman atau catatan sekunder sebagai pelengkap data primer yang tidak ditemukan di lapangan, yang dimaksudkan untuk menambah perbendaharaan data suatu penelitian. Mengambil gambar keadaan di daerah penelitian (jika kondisi memungkinkan).

 

  1. 5.       Metode Analisis Data

Metode analisis data yang dipilih dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif. Maksud dari analisis kualitatif adalah dalam penyajian data akan dibuat matrik-matrik berupa tabel dan dikelompokkan data yang diperoleh, untuk selanjutnya dianalisis secara naratif. Pada tahap berikutnya akan dianalisis mengenai program bedah rumah dalam rangka pengentasan kemiskinan di Dusun Ringin Kembar, Desa Jambi, Baron-Nganjuk dan faktor-faktor apa yang mendukung dan menghambat program bedah rumah pada peningkatan ekonomi dalam rangka pengetasan kemiskinan di daerah ini. Lebih jauh analisis dalam riset ini terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan (Matthew B. Miles and A. Michel Huberman, 1992: 16-17) diantaranya 1) reduksi data, yang diartikan sebagai proses pemilihan, pemusatan perhatian pada penyederhanaan, pengabstrakan dan transformasi data kasar yang muncul dari catatan-catatan tertulis di lapangan, 2) Penyajian data dilakukan dengan menggunakan bentuk teks naratif, sedangkan 3) penarikan kesimpulan/verifikasi. 

 

9

 

 

I.     JADWAL PENELITIAN

Penelitian ini direncanakan selama 5 (lima) bulan, adapun rincian kegiatan penelitian ini adalah sebagai berikut:

No

Jenis Kegiatan

Bulan ke:

I

II

III

IV

V

1.

Koordinasi  Tim Peneliti dan Persiapan Penelitian

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.

Persiapan Pelaksanaan Penelitian dan Diskusi dengan Pihak Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.

Pelaksanaan Penelitian dan Pengumpulan Data

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

a. Wawancara

 

b. Studi Dokumen

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4.

Analisa Data

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5.

Penulisan Laporan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

J.    BIAYA 

Rincian biaya dalam penelitian adalah sebagai berikut:

 

NO

JENIS ANGGARAN

SATUAN

JML

BIAYA

TOTAL

A

BAHAN HABIS DAN PERALATAN

 

1

 Kertas A4 80 gram

 rim

5

 Rp        45,000.00

 Rp      225,000.00

 

2

 MP4 (recording+Foto)

 pcs

1

 Rp      225,000.00

 Rp      225,000.00

 

3

 CD-RW

 pcs

5

 Rp          4,000.00

 Rp        20,000.00

 

4

 Biaya Print

 pcs

100

 Rp             500.00

 Rp        50,000.00

 

5

 ATK + Stasionary

 kali

1

 Rp      150,000.00

 Rp      150,000.00

 

6

 Fotokopi bahan penelitian

 paket

1

 Rp      650,000.00

 Rp      650,000.00

 

7

 Penjilidan

 paket

1

 Rp      360,000.00

 Rp      360,000.00

 

8

Flash Dish 2 Giga

pcs

2

Rp        30,000.00

Rp        60,000.00

9

9

Biaya Administrasi Desa

paket

2

Rp.        30,000.00

 

10

 
Rp.        60,000.00

10

10

Biaya informasi Kecamatan dan Pemkab

paket

2

Rp.        50,000.00

Rp.       100,000.00

  

 

 

 SUB-TOTAL

 Rp     1,900,000.00

B

PERJALANAN

 

1

 Transportasi dan akomodasi selama penelitian

 paket

1

 Rp      500,000.00

 Rp      500,000.00

 

2

Biaya konsumsi

bulan

5

Rp    1,000,000.00

Rp    5,000,000.00

 

 

 SUB-TOTAL

 Rp   5,500,000.00 

C

 LAIN-LAIN

 

1

 Pembelian Buku + Literatur

 paket

1

 Rp     750,000.00

 Rp       750,000.00

 

2

 Conecting Internet 

 bln

5

 Rp      100,000.00

 Rp       500,000.00

 

3

 Biaya Komunikasi via telepon

 bulan

5

 Rp      200,000.00

 Rp     1,000,000.00

 

4

 Dokumentasi (cetak 2 roll)

 pcs

100

 Rp          2,500.00

 Rp       250,000.00

 

5

Sovenir Bagi Penerima Bantuan

pcs

2

 Rp.     100,000.00

 Rp.      200,000.00

 

6

Souvenir Untuk Desa,dan Kecamatan

pcs

4

 Rp.     100,000.00

 Rp.      400,000.00

 

7

Kamera

pcs

1

 Rp.     250,000.00

Rp.       250,000.00

 

 

 SUB-TOTAL

 Rp    3,350,000.00

 

 

 TOTAL BIAYA  (A+B+C)

 

 

 

 Rp   10,750,000.00











 

 

K.  DAFTAR PUSTAKA

 

Bailey, D. 1992. Menggunakan penelitian partisipatif dalam pengembangan masyarakat konsorsium dan evaluasi: pelajaran dari awal cerita. American Sosiolog

Doel, M., & Shardlow, S. M. 1998. The New Social Work Practice. Aldershot: Arena.

Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. 1992. Analisis data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

 

11

 

Mely G. Tan dalam Koentjaraningrat. (ed). 1985. Metode penelitian social. Jakarta: PT Gramedia.

Moleong, Lexy J, 1998  Metode Penelitian Kualitatif. Catakan ix, Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Moleong, Lexy J, 2002.  Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya.

Nkwi P, Nyamongo saya, Ryan G. 2001. Penelitian Lapangan ke Masalah Sosial: Panduan Metodologi. Washington, DC: UNESCO.

Perkins, Douglas D, Zimmerman, Marc A. 1995. Empowerment Theory, Research, and Application. American Journal of Community Psychology, 23 (5), 269-279.

S, Nasution, MA. Prof. Drs. 2003. Metode Research (Penelitian Ilmiah). Jakarta: Bumi Aksara.

http://www.google.co.id/search?q=penerima%20bedah%20rumah%20di%20desa%20jambi&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en ykYDIAw&biw=1366&bih=545&sei=l0tpULr8BIXsrAeWzoGYBg di akses tanggal 31 September 2012

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. L.   

12

 

LAMPIRAN

  1. 1.      Nama Dan Biodata Ketua Serta Anggota Kelompok
    1. 1.      Ketua

Nama                                       : Siti Alvi Rohmatin

NIM                                        : 071211131096

Fakultas/Program studi          : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/Ilmu Administrasi Negara

Tempat/tgl lahir                       : Nganjuk,5   Juli 1994

Alamat                                   : Rt. 2 Rw. 2, Dsn. Ringin Kembar, Ds. Jambi,  Kec. Baron, Kab. Nganjuk

            Tanda tangan                          :

 

 

 

  1. 2.      Anggota
    1. Nama                                  : Mas Ula

NIM                                    : 071211132008

Fakultas/Program studi       : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/Ilmu                                                    Administrasi Negara

Tempat/tgl lahir                  : Gresik, 19 April 1994

Alamat                               : Rt. 1 Rw. 4, Dsn. Hendrosalam, Ds.                                                              Hendrosari, Kec. Menganti, Kab. Gresik

Tanda tangan                      :

 

 

 

  1. Nama                                  : Genut Wahyu Widiono

NIM                                    : 071111027

     Fakultas/Program studi      : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik/Ilmu Administrasi Negara

     Tempat/tgl lahir                 : Trenggalek, 24 Oktober 1993

     Alamat                               : Rt. 41 Rw. 10, Ds. Masaran, Kec.   Munjungan, Kab. Trenggalek

     Tanda tangan                      :

 

 

 

2.  Nama Dan Biodata Dosen Pendamping

Nama Lengkap                     : Erna Setijaningrum S.IP, M.Si

NIDN                                   : 0003067002

Alamat                                  : Graha Kuncara L-18, Sidoarjo

No. Telp                                : 081578734342

Tanda Tangan                       :

 



Read More | Respon : 0 komentar

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :